Sesi Nasihat day 3| Festival Semarak Qurban & Takbir 1447 H

Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullahu
Jum’at, 29 Mei 2026
Kempa 2, Buperta, Cibubur

Keluarga besar Qurban Plus, semua teman-teman, dan orang tua, senior-senior kita, sesepuh kita, dan semua adik-adik kita juga, dan semua yang menjadi bagian di acara Qurban Plus 1447 H, alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah atas nikmat yang Allah berikan sehingga kita mencapai ujung acara. Walaupun belum seluruh divisi menyelesaikan, semoga Allah berikan pahala bagi antum semua.

Di penutupan kali ini,

‎لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak bersyukur kepada manusia.

Saya di Mekkah Al-Mukarramah, berterima kasih kepada antum semua, semoga Allah menerima amal ibadah kita semua, dan Allah beri taufik dan mengampuni segala khilaf.

Saya akan tutup dengan 3 lapisan:

*1. Bersyukur atas nikmat kebersamaan*
Tidak semua orang diberikan kesempatan berkumpul di majelis ilmu, di dalam ibadah, dan dalam pengorbanan. Ada sebagian teman dan pihak yang ingin bergabung tapi mengalami kendala dan akhirnya tidak bisa bergabung. Maka bersyukur kepada Allah ketika kita diberikan kesempatan di kegiatan yang begitu luar biasa. Dan di 3 hari ini bukan hanya menyaksikan hewan qurban disembelih, tapi melihat orang yang mengorbankan harta dan waktu di jalan Allah. Dan di era kesibukan, Allah masih melibatkan kita di perhelatan ini.

*2. Kembali menyelami bahwa ada 2 makna besar di 3 hari ini: Berqurban dan Berhijrah*
Dan ini adalah 2 sayap kehidupan. Meninggalkan apa yang Allah tidak cintai dan ridhai, dan qurban adalah mempersembahkan apa yang Allah cintai walaupun terkesan rugi bagi kita. Dan Nabi Ibrahim melakukan 2 hal tersebut dan kita teladani beliau. Maka orang yang ingin dekat dengan Allah harus punya keberanian meninggalkan dan keberanian memberi serta berkorban. Ada banyak orang yang ingin berubah tapi tidak mau meninggalkan, banyak orang yang ingin dekat kepada Allah tapi tidak mau berkorban, padahal surga dibangun di atas hijrah dan qurban.

*3. Jangan pulang hanya dengan membawa daging saja, hanya membawa cerita saja, dan jangan pulang dengan hanya membawa memori saja*
Pulanglah malam hari ini dengan membawa semangat berqurban, spirit berqurban, dan mentalitas berqurban. Jangan sampai mentalitas itu padam bersamaan dengan padamnya kegiatan kita pada malam hari ini. Perhelatan Iduladha atau berqurban hanya 4 hari, tapi spirit berqurban dan mentalitas berqurban harus terus menyala dalam diri kita sepanjang hayat. Tumbuhkan persaudaraan yang Allah tumbuhkan di 3 hari ini, dan ana berharap teman-teman panitia itu menemukan sahabat baru di atas iman dan ketakwaan melalui perhelatan 3 hari ini. Maka pulanglah dengan membawa persahabatan dan persaudaraan yang Allah berikan kepada kita di 3 hari ini.

*4. Pulanglah dengan pertanyaan:*
Akankah saya hijrah hari ini? Dosa apa yang akan saya tinggalkan untuk Allah? Apa yang saya qurbankan untuk Allah? Karena inti qurban bukan kambing atau sapi, tapi takwa di dalam diri, sebagaimana firman Allah:

*QS. Al-Hajj: 37*
"Daging-daging hewan qurban tersebut tidak akan sampai kepada Allah, karena yang sampai kepada Allah adalah ketakwaan yang ada dalam diri dan hati kalian."

Maka qurban terbesar adalah ketika seorang hamba mengorbankan kepentingannya untuk mencari ridha Allah.

Hari ini atau 3 hari ini hewan qurban telah selesai disembelih, tapi apakah ego kita ikut tersembelih? Dosa kita ikut tersembelih? Kemalasan kita ikut tersembelih? Dan cinta dunia kita ikut tersembelih? Dan semoga setelah pulang dari acara ini kita menjadi hamba yang lebih kuat dalam perjuangan dan lebih setia kepada jalan kebaikan. Dan semoga Allah terima qurban kita dan menerima amal ibadah kita serta mempertemukan kita dengan ibadah yang lebih baik dari ini.

Saya dari Mekkah Al-Mukarramah, hari Jumat jam 4 lewat 5, di tempat terbaik di hari terbaik setiap pekan, di momen terbaik hari Jumat bada Ashar, di hari tasyrik kedua di puncaknya kota Mekkah. Karena sore ini puncak dari level awal yang merupakan ending dari musim haji 1447 H.

Saya sampaikan apresiasi sebesar-besarnya. Sebuah kebanggaan melihat antum berjuang di 3 hari ini. Mohon maaf saya tidak bisa ikut secara fisik, tapi doa teman-teman di sini senantiasa mengawal perjuangan antum. Dan kita minta kepada Allah dengan nama-Nya yang husna dan sifat-Nya yang mulia, Allah terima amal ibadah antum, Allah berkahi perjuangan antum, dan mendapat pahala dari setiap pahala hewan qurban yang disembelih, dan dapat pahala dari setiap orang yang belum pernah qurban, dari setiap orang yang tidak berani, yang mendapat hidayah dari acara ini dan mendapat kebaikan dan menjadi game changer dalam kehidupannya.

Mohon maaf atas segala kekeliruan.

Semoga kita menjadi hamba yang dipilih, disayang, dan dicintai Allah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Little Light

Tentang Dia yang Kamu Kagumi, Namun Menikahi Orang Lain